Puisiku
Kutunggu harap panggilmu dalam suaramu
Ku hanyut dengan derita pikiran
Hayalan itu pun sudah tak berarti
Punah seiring jalannya waktu
.
Kini ku berhenti berharap
Meninggalkan sejuta kenangan
Sepenggal suara luka
Dari jiwa yang terluka
.
Detik demi detik
Cahaya bintang menghilang
Tetesan air hujan
Mengiringi langkahku
.
Akan pelangi menemaniku
Suatu saat nanti?
Dan jiwa yang sunyi
Tersesat di labirin penuh dendam
.
Senin, 26 Februari 2018
Minggu, 25 Februari 2018
Puisiku
Sunyi terasa...
Tak mampu ku ucapkan kata...
Entah harus bagaimana...
Namun ku kan tetap berpijak...
Kau bawa diriku menari...
Tinggi ke atas awan bersama bulan...
Bak malam yang diterangi bintang...
Memandang dari pulau sebrang...
Senyum manis meluluhkan hati...
Rasa takut ku...
Senyum itu hilang...
Dari mata memandang...
Aku pun merasa tersiksa...
Semakin sulit tuk ku berlari...
Menunggu balas tatap harap...
Bersama harap dan anganku...
Langganan:
Komentar (Atom)